|
Wednesday, 19 February 2014
Tuesday, 18 February 2014
3 Penyebab Berat Badan Naik dan Cara Mengatasinya
Sering berolahraga dan selalu mengonsumsi makanan sehat namun berat badan tidak kunjung turun?
Ternyata inilah sebenarnya penyebab kenaikan berat badan yang harus Anda ketahui,
Ngemil di malam hari
Kegiatan menonton TV di malam hari sambil ditemani dengan camilan memang merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan. Namun hal ini bisa menjadi faktor terbesar kenapa berat badan Anda melonjak naik. Ketika Anda menghadapi hal ini, coba konsumsi segelas teh herbal hangat dan juga identifikasi kenapa Anda merasa lapar. Apabila hanya disebabkan karena Anda ingin ngemil, maka bisa Anda kendalikan dengan aktivitas lainnya.
Porsi makanan yang besar
Walaupun Anda mengonsumsi makanan yang rendah akan kalori, namun apabila porsinya besar maka tetap saja berpengaruh terhadap kenaikan berat badan Anda. Semakin banyak makanan yang Anda konsumsi, maka semakin besar kalori yang Anda masukkan ke dalam tubuh Anda. Anda dapat mengatasinya dengan menggunakan tempat makan yang berukuran lebih kecil dan makanlah di meja makan sambil duduk bukan sambil melakukan kegiatan lain. Dengan begitu Anda akan lebih berkonsentrasi dengan makanan yang Anda makan.
Sistem metabolisme tubuh menurun
Sistem metabolisme tubuh bisa menurun seiring bertambahnya usia. Ketika sistem metabolisme tubuh tidak dapat berjalan dengan baik, maka proses pencernaan makanan pun tidak dapat berjalan dengan maksimal. Namun Anda dapat mengatasinya dengan selalu melakukan olahraga ringan. Sebab olahraga mampu menjaga agar organ tubuh Anda tetap berfungsi dengan baik.
Kenaikan berat badan ternyata dipengaruhi oleh ketiga faktor di atas. Pelajari sehingga Anda bisa menemukan cara untuk mengatasinya agar berat badan Anda tetap terkontrol dengan baik.
Sumber: http://www.merdeka.com/sehat/kenali-3-penyebab-utama-kenaikan-berat-badan-dan-cara-mengatasinya.html
Ternyata inilah sebenarnya penyebab kenaikan berat badan yang harus Anda ketahui,
Ngemil di malam hari
Kegiatan menonton TV di malam hari sambil ditemani dengan camilan memang merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan. Namun hal ini bisa menjadi faktor terbesar kenapa berat badan Anda melonjak naik. Ketika Anda menghadapi hal ini, coba konsumsi segelas teh herbal hangat dan juga identifikasi kenapa Anda merasa lapar. Apabila hanya disebabkan karena Anda ingin ngemil, maka bisa Anda kendalikan dengan aktivitas lainnya.
Porsi makanan yang besar
Walaupun Anda mengonsumsi makanan yang rendah akan kalori, namun apabila porsinya besar maka tetap saja berpengaruh terhadap kenaikan berat badan Anda. Semakin banyak makanan yang Anda konsumsi, maka semakin besar kalori yang Anda masukkan ke dalam tubuh Anda. Anda dapat mengatasinya dengan menggunakan tempat makan yang berukuran lebih kecil dan makanlah di meja makan sambil duduk bukan sambil melakukan kegiatan lain. Dengan begitu Anda akan lebih berkonsentrasi dengan makanan yang Anda makan.
Sistem metabolisme tubuh menurun
Sistem metabolisme tubuh bisa menurun seiring bertambahnya usia. Ketika sistem metabolisme tubuh tidak dapat berjalan dengan baik, maka proses pencernaan makanan pun tidak dapat berjalan dengan maksimal. Namun Anda dapat mengatasinya dengan selalu melakukan olahraga ringan. Sebab olahraga mampu menjaga agar organ tubuh Anda tetap berfungsi dengan baik.
Kenaikan berat badan ternyata dipengaruhi oleh ketiga faktor di atas. Pelajari sehingga Anda bisa menemukan cara untuk mengatasinya agar berat badan Anda tetap terkontrol dengan baik.
Sumber: http://www.merdeka.com/sehat/kenali-3-penyebab-utama-kenaikan-berat-badan-dan-cara-mengatasinya.html
6 Cara obesitas merusak kehidupan seksual pria
Ingin memiliki kehidupan seksual yang sehat dan menggairahkan? Salah satu caranya adalah menghindari obesitas, turunkan berat badan, dan jaga agar berat badan tetap ideal. Banyak orang yang berpikir bahwa obesitas dan kehidupan seksual tak saling berhubungan. Faktanya, keduanya sangat berkaitan.
Obesitas bisa menjadi penghalang bagi Anda untuk menikmati seks. Tak percaya? Berikut adalah beberapa efek buruk obesitas terhadap kehidupan seksual Anda, seperti dilansir oleh Health Me Up (12/02).
1. Stamina
Stamina adalah salah satu hal penting yang dibutuhkan pria di atas ranjang. Kekurangan stamina akan menyebabkan banyak masalah, mulai dari masalah ereksi hingga tak bisa memuaskan pasangan. Kelebihan berat badan dan kurang rajin beraktivitas bisa menurunkan stamina Anda dan mengurangi performa seksual.
2. Posisi seks
Tak hanya stamina, obesitas dan kelebihan berat badan juga membuat Anda kesulitan melakukan berbagai posisi seks yang diinginkan. Posisi seksual terkadang membutuhkan penggunaan otot dan banyak energi. Ini akan menghalangi Anda mencoba berbagai posisi yang menggairahkan dan menurunkan kepuasan seksual.
3. Penyakit lainnya
Obesitas juga membuat Anda berisiko terkena penyakit lain seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, dan lainnya. Tentunya penyakit tersebut juga bisa mempengaruhi gairah seksual Anda.
4. Libido rendah
Obesitas mempengaruhi keseimbangan hormon yang pada akhirnya bisa menurunkan tingkat testosteron. Akibatnya, libido Anda akan menurun sangat jauh dan membuat Anda kurang bergairah untuk bercinta.
5. Disfungsi ereksi
Obesitas berkaitan dengan penyakit jantung karena arteri yang tersumbat. Namun arteri tersumbat tak hanya menyebabkan penyakit jantung, melainkan juga berpengaruh terhadap aliran darah pada alat genital. Kurangnya sirkulasi darah pada organ intim bisa menyebabkan disfungsi ereksi.
6. Mr P kecil
Mengalami obesitas bisa membuat Mr P terlihat lebih kecil daripada seharusnya. Selain itu, Mr P akan 'tenggelam' di antara lemak paha dan perut. Anda tentunya tak ingin hal ini terjadi.
Itulah beberapa efek buruk yang bisa disebabkan oleh obesitas terhadap kehidupan seksual Anda. Jika ingin kehidupan seksual kembali bergairah, turunkan berat badan, rajinlah berolahraga, dan jaga agar berat badan tetap ideal.
Sumber: http://www.merdeka.com/sehat/6-cara-obesitas-merusak-kehidupan-seksual-pria.html
Obesitas bisa menjadi penghalang bagi Anda untuk menikmati seks. Tak percaya? Berikut adalah beberapa efek buruk obesitas terhadap kehidupan seksual Anda, seperti dilansir oleh Health Me Up (12/02).
1. Stamina
Stamina adalah salah satu hal penting yang dibutuhkan pria di atas ranjang. Kekurangan stamina akan menyebabkan banyak masalah, mulai dari masalah ereksi hingga tak bisa memuaskan pasangan. Kelebihan berat badan dan kurang rajin beraktivitas bisa menurunkan stamina Anda dan mengurangi performa seksual.
2. Posisi seks
Tak hanya stamina, obesitas dan kelebihan berat badan juga membuat Anda kesulitan melakukan berbagai posisi seks yang diinginkan. Posisi seksual terkadang membutuhkan penggunaan otot dan banyak energi. Ini akan menghalangi Anda mencoba berbagai posisi yang menggairahkan dan menurunkan kepuasan seksual.
3. Penyakit lainnya
Obesitas juga membuat Anda berisiko terkena penyakit lain seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, dan lainnya. Tentunya penyakit tersebut juga bisa mempengaruhi gairah seksual Anda.
4. Libido rendah
Obesitas mempengaruhi keseimbangan hormon yang pada akhirnya bisa menurunkan tingkat testosteron. Akibatnya, libido Anda akan menurun sangat jauh dan membuat Anda kurang bergairah untuk bercinta.
5. Disfungsi ereksi
Obesitas berkaitan dengan penyakit jantung karena arteri yang tersumbat. Namun arteri tersumbat tak hanya menyebabkan penyakit jantung, melainkan juga berpengaruh terhadap aliran darah pada alat genital. Kurangnya sirkulasi darah pada organ intim bisa menyebabkan disfungsi ereksi.
6. Mr P kecil
Mengalami obesitas bisa membuat Mr P terlihat lebih kecil daripada seharusnya. Selain itu, Mr P akan 'tenggelam' di antara lemak paha dan perut. Anda tentunya tak ingin hal ini terjadi.
Itulah beberapa efek buruk yang bisa disebabkan oleh obesitas terhadap kehidupan seksual Anda. Jika ingin kehidupan seksual kembali bergairah, turunkan berat badan, rajinlah berolahraga, dan jaga agar berat badan tetap ideal.
Sumber: http://www.merdeka.com/sehat/6-cara-obesitas-merusak-kehidupan-seksual-pria.html
Ciri-ciri Penyakit Kulit Psoriasis
Ciri-ciri Penyakit Kulit Psoriasis
Penyakit kulit psoriasis terjadi karena peradangan kulit yang terjadi di tubuh sendiri (auto imun) pada
penyakit kulit psoriasis kulit penderita akan mengalami bintik-bintik yang seperti terisi air. Jika keadaan sudah sedemikian sebaiknya jangan sampai kulit yang terisi air meletus hingga mengeluarkan cairanya, jika sampai meletus badan akan terasa sakit yang amat sangat.
Apakah psoriaris dapat menular? jawabanya adalah tidak, karena penyakit kulit jenis ini di sebabkan auto imun pada penderitanya. Normalnya seseorang mengalami pergantian kulit adalah 3-4 minggu sekali, namun bagi penderita kulit jenis ini akan mengalami masa pergantian yang relatif cepat antara 2-3 hari sekali dan juga tidak merata hingga menyebabkan timbulnya bercak-bercak merah pada kulit.
Dan berikut Ciri-ciri Penyakit kulit psoriasis
Biasanya penderita sering merasa gatal pada kulit tersebut, nyeri, kulit terasa kencang dan bahkan terjadi pendarahan pada kulit. Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama 3 sampai 4 minggu, proses pergatian kulit pada penderita Psoriasis terjadi secara cepat yakni sekitar 2-4 hari, bahkan bisa lebih cepat.
Penyakit kulit psoriasis terjadi karena peradangan kulit yang terjadi di tubuh sendiri (auto imun) pada
penyakit kulit psoriasis kulit penderita akan mengalami bintik-bintik yang seperti terisi air. Jika keadaan sudah sedemikian sebaiknya jangan sampai kulit yang terisi air meletus hingga mengeluarkan cairanya, jika sampai meletus badan akan terasa sakit yang amat sangat.
Apakah psoriaris dapat menular? jawabanya adalah tidak, karena penyakit kulit jenis ini di sebabkan auto imun pada penderitanya. Normalnya seseorang mengalami pergantian kulit adalah 3-4 minggu sekali, namun bagi penderita kulit jenis ini akan mengalami masa pergantian yang relatif cepat antara 2-3 hari sekali dan juga tidak merata hingga menyebabkan timbulnya bercak-bercak merah pada kulit.
Dan berikut Ciri-ciri Penyakit kulit psoriasis
Biasanya penderita sering merasa gatal pada kulit tersebut, nyeri, kulit terasa kencang dan bahkan terjadi pendarahan pada kulit. Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama 3 sampai 4 minggu, proses pergatian kulit pada penderita Psoriasis terjadi secara cepat yakni sekitar 2-4 hari, bahkan bisa lebih cepat.
- Pada bagian area kepala terjadi mirip ketombe
- Pada bagian wajah, telapak tangan, telapak kaki, terkadang pada alat kelamin, dan bisa menyerang kuku ( bakal tampak lubang-lubang kecil pada satu diantara sisi kuku hingga mengakibatkan kuku rapuh), bercak-bercak merah di kulit, Kulit Kering dan kemerahan , ditumbuhi oleh sisik serta berwarna keperakan menonjol , menimbulkan rasa gatal, perih serta nyeri
- Penyakit ini ditemukan pada sikut, lutut, batang badan, kulit kepala atau kuku.
Semoga bermanfaat.
Penyakit Psoriasis penyebab, gejala dan cara Mengatasinya
Penyakit Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit peradangan (bukan infeksi) pada kulit. Terlihat seperti bercak merah dan bersisik.
Sisik itu lumayan tebal, dan kadang-kadang rontok sendiri. Bila digaruk, bercaknya menjadi seperti bekas kerikan lilin sehingga kerap disebut bercak lilin. Psoriasis biasanya muncul di tempat-tempat yang sering tertekan seperti lutut, atau siku.
Psoriasis merupakan penyakit kronis dan mudah kambuh. Artinya, berlangsung sepanjang hidup dan sampai saat ini belum ada pengobatan pastinya. Pengobatan yang mungkin berhasil baik pada seorang pasien belum tentu memberikan hasil serupa pada pasien yang lain. Penderita psoriasis akan mengalami serangan ‘on and off’ dan yang bisa dilakukan adalah mengendalikan gejala, mengurangi keluhan.
Penanganan sangat tergantung dari berat ringannya gejala. Satu dari sepuluh pasien psoriasis mengalaminya di usia kanak-kanak. Psoriasis yang diperoleh di masa ini cenderung menyebar ke seluruh tubuh dan selalu muncul kembali meski sempat menghilang. Pasien biasanya diberi obat untuk mengurangi rasa gatal.
Penyebab Penyakit Psoriasis
Penyebab penyakit psoriasis ini hingga kini belum di ketahui namun di duga penyakit ini di sebabkan oleh auto imun pada kulit atau yang biasa di sebut peradangan kulit. Banyak yang menjadi pertanyaan apakah penyakit inimenular jawabanya tidak karena penyakit psoriasis sendiri menjangkiti seseorang sejak lahir.
Apa saja Gejala Penyakit Psoriasis ini?
Psoriasis adalah penyakit peradangan (bukan infeksi) pada kulit. Terlihat seperti bercak merah dan bersisik.
Sisik itu lumayan tebal, dan kadang-kadang rontok sendiri. Bila digaruk, bercaknya menjadi seperti bekas kerikan lilin sehingga kerap disebut bercak lilin. Psoriasis biasanya muncul di tempat-tempat yang sering tertekan seperti lutut, atau siku.
Psoriasis merupakan penyakit kronis dan mudah kambuh. Artinya, berlangsung sepanjang hidup dan sampai saat ini belum ada pengobatan pastinya. Pengobatan yang mungkin berhasil baik pada seorang pasien belum tentu memberikan hasil serupa pada pasien yang lain. Penderita psoriasis akan mengalami serangan ‘on and off’ dan yang bisa dilakukan adalah mengendalikan gejala, mengurangi keluhan.
Penanganan sangat tergantung dari berat ringannya gejala. Satu dari sepuluh pasien psoriasis mengalaminya di usia kanak-kanak. Psoriasis yang diperoleh di masa ini cenderung menyebar ke seluruh tubuh dan selalu muncul kembali meski sempat menghilang. Pasien biasanya diberi obat untuk mengurangi rasa gatal.
Penyebab Penyakit Psoriasis
Penyebab penyakit psoriasis ini hingga kini belum di ketahui namun di duga penyakit ini di sebabkan oleh auto imun pada kulit atau yang biasa di sebut peradangan kulit. Banyak yang menjadi pertanyaan apakah penyakit inimenular jawabanya tidak karena penyakit psoriasis sendiri menjangkiti seseorang sejak lahir.
Apa saja Gejala Penyakit Psoriasis ini?
- Bercak-bercak merah di kulit,
- Kering atau merah,
- Ditumbuhi oleh sisik dan berwarna keperakan\Nercak menonjol,
- Menimbulkan rasa gatal, perih dan nyeri,
- Umumnya terpisah satu sama lain,
- Penyakit ini ditemukan pada sikut, lutut, batang tubuh, kulit kepala atau kuku.
Cara mengatasi penyakit psoriasis
Hingga kini belum di temukan obat yang tepat untuk mengobati penyakit psoriasis ini hingga tuntas, namun semua obat yang ada hanya untuk mengurangi rasa sakit yang terjadi jika sakit kulit psoriasis ini kambuh. Dan lagi-lagi karena ini penyakit auto imun yang artinya tumbuh pada diri sendiri kemungkinan penyakit ini sembuh juga terletak pada diri sendiri, artinya penyakit ini kemungkinan sembuh bisa saja terjadi karena tubuh diri sendiri.
Namun tidak ada salahnya jika kita mencari cara alternatif untuk mengobati penyakit kulit psoriasis ini sebagai bentuk suatu usaha, karena bagaimanapun usaha kita toh tuhan sendiri yang menghendaikan. Pengobatan secara alternatif sangat di anjurkan namun carilah yang dari herbal agar tidak berbahaya efek yang di timbulkan.
Baiklah semoga sedikit informasi tentang penyakit kulit psoriasis ini dapat bermanfaat untuk anda.
Subscribe to:
Comments (Atom)



